Inilah Tata Cara Wudhu Yang Benar Beserta Bacaan Dan Do’anya

Tata Cara Wudhu Yang Benar – Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat, maka ketika kita ingin mendirikan sholat maka hendaknya kita berwudhu, jadi tanpa wudhu tidak akan sah sholatnya. Nah pada kesempatan kali ini paluipuntik akan menjelaskan tentang tata cara wudhu yang benar. berikut penjelasannya.

tata cara wudhu yang benar

abufurqan.net

Tata Cara Wudhu Yang Benar Beserta Bacaan Dan Do’anya.

Sebelum kita memasuki pembahasan tentang tata cara wudhu yang benar alangkah baiknya kita mengetahui keistimewaan wudhu sebagaimana telah diriwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah Saw Bersabda:

Keistimewaan Wudhu

عَنْ عَبْدِ اللهِ الصُّنَابَجِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. قَالَ: اِذَا اسْتَنْثَرَ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ اَنْفِهِ, فَاِذَا غَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ وَجِهِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَشْفَارِ عَيْنَيْهِ, فَاِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ يَدَيْهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَظَافِرِ يَدَيْهِ, فَاِذَا مَسَحَ بِرَأْسِهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ رَأْسِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ اُذُنَيْهِ, فَاِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتِ الْخَطَايَا مِنْ رِجْلَيْهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ اَظَافِرِ رِجْلَيْهِ, ثُمَّ كَانَ مَشْيُهُ اِلَى الْمَسْجِدِ وَصَلاَتُهُ نَافِلَةً ـ رواه مالك و النساء وابن ماجه والحاكم

“Dari Abdullah as-Shunabaji ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: Jika seorang hamba berwudhu kemudian berkumur-kumur, keluarlah dosa-dosa dari mulutnya; jika membersihkan hidung, dosa-dosa akan keluar pula dari hidungnya, begitu juga ketika ia membasuh muka, dosa-dosa akan keluar dari mukanya sampai dari bawah pinggir kelopak matanya. Jika ia membasuh tangan, dosa-dosanya akan ikut keluar sampai dari bawah kukunya, demikian pula halnya, jika ia menyapu kepala, dosa-dosanya akan keluar dari kepala, bahkan dari kedua telinganya. Jika ia membasuh kedua kaki, keluarlah pula dosa-dosa tersebut dari dalamnya, sampai bawah kuku jari-jari kakinya. Kemudian perjalanannya ke masjid dan sholatnya menjadi pahala baginya.” (HR. Malik, An Nasai, Ibnu Majah, dan Hakim).

Syarat-syarat wudhu

Berikut merupakan syarat-syarat berwudhu yakni:

  • Beragama Islam
  • Balig atau Mumayiz
  • Tidak sedang berhadast besar
  • Menggunakan air yang suci dan mensucikan
  • Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit

 

Sunnah-sunnah wudhu

  • Berikut merupakan sunnah-sunnah wudhu yakni:
  • Disunahkan membaca basmalah pada permulaan hendak wudhu
  • Disunahkan untuk membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan
  • Disunahkan untuk berkumur-kumur
  • Disunahkan membasuh lubang hidung sebelum berniat.
  • Disunahkan menyapu seluruh kepala dengan air.
  • Disunahkan mendahulukan anggota kanan daripada anggota yang kiri.
  • Disunahkan membasuh kedua daun telinga baik itu luar dan dalam telinga.
  • Tiap kali membasuh anggota wudhu hendaknya dibasuh sebanyak tiga kali 3x
  • Disunahkan menyela-nyela jari tangan dan kali.
  • Tertib ( berurutan)
  • Tanpa pertolongan orang lain kecuali dalam keadaan terpaksa seperti sakit
  • Tidak mengeringkan air wudhu secara sengaja kecuali ada keperluan atau sangat dingin
  • Menggosok anggota wudhu agar lebih bersih
  • Menjaga agar percikan air tidak kembali ke badan
  • Tidak berbicara pada saat wudhu
  • Bersiwak atau menggosok gigi selain orang yang sedang berpuasa
  • Membaca dua kalimat syahadat dan menghadap kiblat
  • Membaca doa setelah selesai berwudhu

 

Tata Cara Wudhu

Berikut tata cara wudhu yang benar beserta bacaan dan do’anya:

  • Membaca basmalah sambil mencuci kedua tangan sampai pergelangan tangan sampai bersih.
tata cara wudhu yang benar

muslim.or.id

  • Berkumur-kumur tiga kali
tata cara wudhu yang benar

voa-islam.com

Adapun do’a dalam berkumur-kumur

اللَّهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

ALLAHUMMA AINI ALAY DZIKRIKA WASUKRIKA WAHUSNI IBADATIKA.

“Ya Allah, bantulah aku supaya aku dapat berzikir kepadaMu, dan bersyukur kepadaMu, dan perelok ibadah kepadaMu.”

  • Membersihkan lubang hidung tiga kali
tata cara wudhu yang benar

bambangbelajar.wordpres.com

Adapun do’a dalam membersihkan lubang hidung

اَللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَة الجَـنَّةْ

“ALLAHUMA ARIHNIY ROIHATA JANAT.”

“Ya Allah, berilah aku ciuman daripada haruman bau Syurga.”

  • Berniat

Niat Sebelum Berwudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

NAWAITUL WUDHUU A LIRAF’IL HADATSIL ASHGHARI FARDHAL LILLAAHI TA’AALAA.
“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

  • Membasuh muka tiga kali (mulai dari tumbuhnya rambut atau dahi, sampai dengan dagu, dan juga sampai telinga kanan dan kiri) sambil membaca niat wudhu.
tata cara wudhu yang benar

assets.kompas.com

Adapun do’a dalam membasuh muka

اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ

“ALLAHUMA BAYADH WAJHI YAWMATABYAHT WUJUDHU WATASWADU WUJDHU.”

“Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari putihnya wajah-wajah dan hitamnya wajah-wajah.”

  • Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali dengan mendahulukan tangan sebelah kanan tiga kali kemudian kiri tiga kali.
tata cara wudhu yang benar

mutiarapublic.com

Adapun do’a dalam membasuh kedua tangan

Do’a membasuh tangan kanan

اَللَّهُمَّ اَعْطِنِى كِتاَبِى بِيَمِيْنِى وَحَاسِبْنِى حِسَاباً يَسِيْرًا

“ALLAHUMMA A’TINI KITABIY BIYAMIYNI WAHASIBNI HISABAN YASIYRON.”

 “Ya Allah! berikanlah kepadaku kitabku dari sebelah kanan dan hitunglah amalanku dengan perhitungan yang mudah.”

Do’a membasuh tangan kiri

اَللَّهُمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتاَبِى مِنْ يَساَرِىْ وَ لاَ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِىْ

“ALLAHUMMA LATU’THINI KITABI MINYASARIY WALA MINWARO’I ZHOHRII.”

 “Ya Allah! aku berlindung denganMu dari menerima kitab amalanku dari sebelah kiri atau dari sebelah belakang.”

  • Menyapu atau mengusap sebagian rambut kepala sebanyak tiga kali
tata cara wudhu yang benar

ummid.com

Adapun do’a dalam menyapu atau mengusap sebagian rambut kepala

اَللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ

“ALLAHUMMA HAROM SA’RIY WABASARIY A’LAN NAARI.”

“Ya Allah, haramkan rambutku dan kulit kepalaku dari pada neraka.”

  • Membasuh kedua telinga tiga kali dengan mendahulukan telinga kanan kemudian telinga kiri secara bergantian.
tata cara wudhu yang benar

doapress.dimasandrew.com

Adapun do’a dalam membasuh kedua telinga

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ

“ALLAHUMMAJ’ALNI MINALADZIYNA YASTAMI’UWNAL QOWLA FAYATABI’UWNA AHSANAHU.”

 “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan kata dan mengikuti sesuatu yang terbaik.”

  • Membasuh atau mencuci kaki sebanyak tiga kali dengan mendahulukan kaki yang kanan kemudian kaki kiri secara bergantian secara tertib dan berurutan.
tata cara wudhu yang benar

doapress.dimasandrew.com

Adapun do’a dalam berkumur-kumur membasuh kaki

Do’a membasuh kaki kanan

اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ قدَمِي عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِاْ لاَقْدَامِ

“ALLAHUMMA TABBATQODAMIY A’LASOROTI YAWMATAZILU FIYHIL LAQDAMI.”

“Yaa Allah, yaa Tuhanku,tetapkanlah tumuitku diatas titian yang lurus bersama tumit hamba-hamba-Mu yang shaleh.”

Do’a membasuh kaki kiri

اَللّهمَّ اِنِّى اَنْتُجِلَ قَدَمِ عَلَى صِرَاطِ فِى النَّارْ يَوْمَ تِجِلُ اَقْدَمِ المُنَافِقِيْنْ وَ المُشْرِكِينْ

“ALLAHUMA INII ANTUJILA QODAMI A’LA SIROTHIFI NARI YAWMATIJILU AKDAMI MUNAFIQIIN WAMUSYRIKIINI.”

 “Ya Allah yaa Tuhanku,sesungguhnya aku-berlindung kepada-Mu dari keterpelesetan tumuitku dari atas jalan neraka,pada hari dikala terpeleset tumit orang-orang kafir.

  • Berdoa setelah selesai berwudhu

Doa Setelah Berwudhu

اَشْهَدُ اَنْ لاَّ اِلَهَ اِلاَّالله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمَّ جْعَلْنِى مِنَ التَّوَّبِيْنَ وَجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِرِ يْنْ وَجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّلِحِيْنْ

“ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH, WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUHU. ALLAHUMMA J’ALNII MINAT TAWWABIINA, WAJ’ALNII MINAL MUTATHAHIRIINA WAJ’ALNII MIN ‘IBAADIKASH SHALIHIINA.”

 “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

 

Hal-hal Yang Membatalkan Wudhu

Adapula hal-hal yang membatalkan wudhu, yakni sebagai berikut:

  • Keluarnya sesuatu dari dua jalan, yaitu dari qubul dan dubur. seperti buang air kecil, buang air besar, keluar angin (kentut) dan lain lain.
  • Hilangnya akal yang di sebabkan mabuk, pingsan dan gila.
  • Bersentuhannya kulit laki-laki dengan kulit perempuan yang bukan muhrimnya tanpa memakai tutup atau penghalang.
  • Menyentuh kemaluan baik qubur maupun dubur meskipun itu kemaluannya sendiri tanpa memakai tutup.
  • Tidur nyenyak, kecuali tidur sambil duduk dengan tetap pada tempat kedudukannya.

 

Nah itulah yang dapat paluipuntik jelaskan mengenai tata cara wudhu yang benar beserta bacaan dan do’anya, semoga bermanfaat bagi sahabat-sahabat pembaca sekalian. dan disarankan dalam memahami, belajar dan mempraktekkan wudhu hendaknya dengan seorang guru yang benar-benar mengerti betul dalam hal wudhu.

2 Comments

  1. Yaruko 02/08/2018
    • zaini 02/08/2018

Leave a Reply