Ini Dia Makanan Halal dan Haram Yang Wajib Diketahui

Makanan Halal Dan Haram – Ada banyak sekali macam makanan yang ada dimuka bumi ini, namun perlu juga kita ketahui dari macam makanan tersebut terdapat makanan yang halal dan juga makanan yang haram.

makanan halal dan haram

pesantrenonline.or.id

Penjelasan Tentang Makanan Halal dan Haram

Pada kali ini paluipuntik akan memberikan sedikit penjelasan mengenai makanan halal dan haram. Mari kita simak penjelasannya semoga bermanfaat dan memberikan pemahaman sehingga kita tahu mengenai makanan halal dan haram.

Makanan Halal

Makanan yang halal merupakan makanan yang layak dan memang dianjurkan untuk dikonsumsi karena makanan halal memiliki banyak kebaikan. Karena makanan halal sudah tentu pasti baik, akan tetapi makanan baik belum tentu halal.

makanan halal dan haram

republika.co.id

Dasar Hukum Makanan Halal

Dalam Al Qur’an Allah Swt Berfirman:

  • Al Maidah 88

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْبِهِ مُؤْمِنُونَ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang telah Allah rezekikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada Nya.” (QS. Al Maidah: 88)

  • An Nahl 114

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah” (QS. An Nahl: 114)

  • Al Baqarah 168

يَاأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi.” (QS. Al-Baqarah: 168)

Jadi, ayat-ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah Swt memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal.

Golongan Makanan Halal

  • Makanan yang halal karena zatnya, hal yang paling utama dalam makanan iyalah kehalalannya yakni dari zatnya yang memang makanan tersebut halal untuk dimakan. Contohnya saja seperti makanan dari hewan maupun tumbuhan yang tidak diharamkan oleh Allah Swt.
  • Makanan yang halal dari cara memperolehnya, maksudnya makanan yang kita makan diperoleh dari hasil yang halal pula, seperti bekerja dalam pekerjaan yang halal dan berkah. Namun apabila makanan yang kita makan diperoleh dari hasil yang tidak halal (haram) maka makanan tersebut adalah haram untuk dikonsumsi.
  • Makanan yang halal dari cara memprosesnya, maksudnya iyalah makanan yang kita olah tidak tercampur bekas atau campuran dari sesuatu makanan yang haram, misal ketika kita memasak daging sapi, akan tetapi alat yang kita gunakan untuk memasak berbekas dari masakan daging babi, maka masakan tersebut haram untuk dikonsumsi.

Jenis Makanan Halal

  • Semua makanan yang baik, tidak kotor serta tidak menjijikan.
  • Semua makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
  • Semua makanan yang tidak memberikan mudharat, serta tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah.
  • Binatang yang hidup di dalam air, baik air laut maupun air tawar.
makanan halal dan haram

eadaily.com

Ada banyak sekali manfaat dari memakan makanan yang halal, salah satunya ialah mendapatkan kebahagian tersendiri, karena jika kita memakan makanan yang halal berate kita telah mengamalkan isi dari kandungan al qur’an seperti yang diperintahkan oleh Allah Swt dan RasulNya.

Makanan Haram

Makanan haram merupakan makanan yang dilarang untuk dikonsumsi bagi umat manusia terutama umat muslim, kita tahu ada banyak sekali golongan serta jenis-jenis makanan yang haram. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dalam mengkonsumsi berbagai makanan sehingga kita haruslah memastikan bahwa makanan tersebut halal atau haram untuk dikonsumsi.

makanan halal dan haram

kangazis.com

Dasar Hukum Makanan Haram

Firman Allah Swt di dalam Al qur’an:

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung”.(QS. Al-A’raf: 157)

Jadi Al Qur’an telah menjelaskan bahwa sesuatu yang haram itu meripakan sesuatu yang buruk untuk dilaksanakan, karena sesuatu yang buruk memiliki dampak yang tidak baik, seperti halnya makanan, kenapa makanan yang diharamkan itu tidak boleh untuk dikonsumsi, itu semua karena ada sebab dan akibatnya, karena Allah Swt tidak mengharamkan sesuatu tanpa ada sebab dan akibatnya.

Golongan Makanan Haram

  • Makanan yang diharamkan karena dzatnya. Contohnya seperti bangkai, darah yang mengalir, daging babi dan lain sebagainya yang memang dan telah diharamkan untuk dimakan.
  • Makanan yang diharamkan karena suatu sebab. Dalam artian makanan tersebut merupakan makanan yang halal akan tetapi makanan tersebut bisa menjadi haram dikarenakan suatu sebab. Contohnya seperti makanan yang dihasilkan dari mencuri, dari upah perzinahan, makanan yang dihasilkan dari pekerjaan yang dilarang, dan sebagainya.

Jenis Makanan Haram

Dalam Al Qur’an Allah Swt berfirman:
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.. (QS. Al-Ma`idah: 3)

Berikut jenis makanan haram sesuai dengan yang diterangkan didalam Al Qur’an

1.  Bangkai

Bangkai merupakan suatu makanan yang diharamkan dalam islam. Yang dimaksud dengan bangkai ialah potongan tubuh atau hewan yang mati karena sebab tertentu serta matinya tidak dengan disembelih. ada dua jenis bangkai, yakni ada bangkai yang memang haram dimakan dan ada pula bangkai yang halal dimakan.

Jenis-jenis bangkai yang haram dimakan

  • Hewan yang mati karena tercekik.
  • Hewan yang mati karena terkena pukulan keras.
  • Hewan yang mati karena jatuh dari tempat yang tinggi.
  • Hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya.
  • Hewan yang karena dimangsa oleh binatang buas.
  • Semua hewan yang mati tanpa penyembelihan, misalnya disetrum.
  • Semua hewan yang disembelih dengan sengaja tidak membaca basmalah.
  • Semua hewan yang disembelih untuk selain Allah walaupun dengan membaca basmalah.
  • Semua bagian tubuh hewan yang terpotong/terpisah dari tubuhnya

Jenis-jenis bangkai yang halal dimakan

  • Ikan, semua hewan air halal bangkainya untuk dimakan, termasuk ikan.
  • Belalang, alam sebuah hadits dikatakan bahwa bangkai ikan dan belalang itu halal untuk dimakan:

أُحِلَّ لَنَا مَيْتَتَانِ وَدَمَانِ، فَأَمَّا الْمَيْتَتَانِ: فَالسَّمَكُ وَالْجَرَادُ, وَأَمَّا الدَّمَانِ: فَالْكَبِدُ وَالطِّحَالُ
“Dihalalkan untuk kita dua bangkai dan dua darah. Adapun kedua bangkai itu adalah ikan dan belalang. Dan adapun kedua darah itu adalah hati dan limfa.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

  • Janin, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa janin itu halal untuk dimakan,

ذَكَاةُ الْجَنِيْنِ ذَكَاةُ أُمِّهِ
“Penyembelihan untuk janin adalah penyembelihan induknya.”

Jadi, apa bila hewan yang kita sembelih tersebut dalam keadaan hamil maka janinnya itu halal untuk kita makan.

2.  Darah Yang Mengalir

Darah merupakan sesuatu zat yang najis sehingga darah tersebut diharamkan untuk dikonsumsi.

Hal ini telah dijelaskan dalam Al-qur’an bahwa darah itu haram untuk dikonsumsi:

قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ

“Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. ….”

Adapun darah yang halal untuk dimakan yakni Hati dan limfa (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

3.  Daging Babi

Daging babi merupakan suatu makanan yang haram, sudah jelas Allah Swt melarang untuk mengkonsumsi makanan ini. Karena seperti yang telah diketahui bahwa babi merupakan binatang yang hidup dilingkungn kotor serta didalam penelitian pun menyatakan bahwa daging babi mengandung cacing pita yang akan menyebabkan masalah terhadap tubuh manusia jika mengkonsumsinya. Hal lain yang mungkin menjadi dasar diharamkannya babi ialah karena babi memiliki DNA yang hampir sama dengan manusia.

4.  Binatang Yang Disembelih Dengan Tidak Menyebut Nama Allah

Binatang yang disembelih dengan tidak menyebut nama Allah, maka hewan tersebut haram untuk dimakan, hal tersebut telah dijelaskan dalam Al Qur’an:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al An’am: 121)

Jadi, merujuk kepada ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah maka haram untuk dimakan meskipun hewan itu merupakan hewan yang halal.

Akibat Memakan Makanan Haram

  • Do’anya tidak dikabulkan oleh Allah Swt
  • Imannya akan berkurang
  • Dapat merusak hati serta akalnya
  • Semua amalan yang diperbuat tidak diterima oleh Allah Swt
  • Dapat merusak keturunan
  • Dapat membawa ke neraka
  • Menimbulkan dosa
  • Dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain
  • Dapat menjatuhkan diri sendiri dalam kebinasaan
makanan halal dan haram

fimadani.com

Nah, Itulah sedikit penjelasan mengenai makanan halal dan haram, semoga artikel ini memberi manfaat bagi para pembaca, bagi kita semua.

Leave a Reply