Macam-macam Sholat Sunnah Beserta Niat Dan Penjelasannya

Macam-Macam Sholat Sunnah – Sholat merupakan salah satu kewajiban bagi seluruh kaum muslimin yang harus dikerjakan karena sholat merupakan rukun islam yang kedua setelah syahadat.

macam-macam sholat sunnah

mediamaya.net

Macam-macam Sholat Sunnah Beserta Niatnya

Selain sholat wajib ada pula sholat sunnah. Sholat sunnah merupakan sholat yang boleh dikerjakan dan boleh juga tidak, yang mana jika dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa. Akan tetapi alangkah lebih baiknya jika sholat sunnah tersebut dikerjakan karena ada banyak manfaat yang didapatkan.

Berikut macam-macam sholat sunnah yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sholat Wudhu

Sholat wudhu merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dapat dikerjakan setelah selesai berwudhu.

Niat Sholat Wudhu

USHALLI SUNNATAL WUDLU’I RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA 

aku niat sholat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah

 

Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat tahiyatul masjid merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan dua rakaat ketika memasuki masjid dan dilakukan sebelum duduk. Hal ini sesuai dengan yang disabdakan Rasulullah Saw:

“Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum sholat dua rakaat lebih dahulu.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Niat Sholat Tahiyatul Masjid

USHALLI SUNNATAL TAHIYATUL MASJIDI  RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

 “aku niat sholat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah

 

Sholat Rawatib

macam-macam sholat sunnah

islamidia.com

Sholat rawatib merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dilakukan mengiringi sholat fardu. Sholat rawajib terbagi dua yakni sholat qabliyah dan ba’diyah.

Sholat Sunnah Qabliyah

Sholat sunnah qabliyah merupakan sholat sunnah yang dikerjakan sebelum melaksanakan sholat wajib, biasanya sholat sunnah ini dikerjakan pada waktu sesudah adzan dan sebelum iqomah. Sholat sunnah qabliyah dilakukan 2 rakaat sebelum menlaksanakan sholat subuh, 2 rakaat sebelum melaksanakan sholat dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum melakukan sholat ashar, 2 rakaat sebelum melaksanakan sholat maghrib, dan 2 rakaat sebelum melaksanakan sholat isya’.

Niat Sholat Sunnah Qabliyah

USHALLI SUNNATAL ……….  RAK’ATAINI QABLIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA

Aku niat sholat sunnah qabliyah …………  2 rakaat karena Allah ta’ala”

Sholat Sunnah Ba’diyah

Sholat sunnah ba’diyah merupakan sholat sunnah yang dikerjakan sesudah melaksanakan sholat fardu. Sholat sunnah ini dilakukan 2 atau 4 rakaat sesudah melaksanakan sholat dzuhur, 2 rakaat sesudah melaksanakan sholat maghrib, dan 2 rakaat sesudah melaksanakan sholat isya.

Niat Sholat Ba’diyah

USHALLI SUNNATAL ………. RAK’ATAINI BA’DIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA

Aku niat sholat sunnah ba’diyah …………  2 rakaat karena Allah ta’ala”

Keterangan:

Pada titik-titik diatas dapat di isi “Isya’I (Sholat Isya), Subhi (Sholat Subuh), Dzuhri (Sholat Dzuhur), ‘Ashri (Sholat Ashar), dan Maghribi (Sholat Maghrib).

 

Sholat Mutlak

Sholat mutlak merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah tanpa sebab yang dikerjakan pada waktu yang tidak ditentukan serta dengan jumlah rakaat yang tidak dibatasi.

Niat Sholat Mutlak

USHALLI SUNNATAL RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

“Aku niat sholat sunnah dua rakaat karena Allah”

 

Sholat Awwabin

Sholat awwabin merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan ketika antara waktu maghrib dan isya, yakni setelah melaksanakan sholat ba’diyah maghrib. Sholat sunnah ini dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 6 rakaat hingga 20 rakaat.

Niat Sholat Awwabin

USHOLLI SUNNATAL AWWABIINA RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA

“Aku niat sholat sunnah awwabin dua rakaat karena Allah”

 

Sholat Dhuha

Sholat dhuha merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu ketika matahari baru naik. Jumlah rakaat yang dikerjakan yakni paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat dengan tiap-tiap 2 rakaat satu kali salam.

Niat Sholat Dhuha

USHALLI SUNNATAL DHUHA RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah

 

Sholat Hajat

Sholat hajat merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan dua rakaat, namun dapat pula dikerjakan paling banyak 12 rakaat dengan setiap 2 rakaat salam. Biasanya sholat hajat dikerjakan sesudah melaksanakan sholat maghrib atau sesudah sholat ba’diyah maghrib. Sholat hajar bertujuan untuk mengharap dan memohon hajat agar apa yang dikehendaki dikabulkan dan diperkenankan oleh Allah Swt.

Niat Sholat Hajat

USHALLI SUNNATAL HAAJATI  RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah

 

Sholat Taubat

Sholat taubat merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan atau dilaksanakan dengan tujuan agar mendapat ampunan dari Allah Swt dan menyesali atas perbuatan dosa yang telah dilakukan kepada-Nya.

Niat Sholat Taubat

USHALLI SUNNATAL TAUBATI  RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

“Aku niat sholat sunnah taubat  dua rakaat karena Allah

 

Sholat Tahajut

Sholat tahajut merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak sebatas kemampuan. Sholat sunnah ini dilakukan pada waktu malam hari, namun sebaiknya sholat ini dikerjakan ketika lewat tengah malam atau sepertiga malam atau setelah tidur (bangun dari tidur).

Keutamaan Sholat Tahajut

Keutamaan sholat tahajut telah diterangkan dalam al qur’an yakni:

“Dan pada sebagian malam hari bersholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji.” (QS. Al Isra : 79)

Niat Sholat Tahajut

USHALLI SUNNATAL TAHAJJUDI  RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

“aku niat sholat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah

 

Sholat Istikharah

Sholat istikharah merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan dua rakaat pada waktu malam atau dua pertiga malam. Sholat sunnah ini dilakukan dengan tujuan untuk meminta petunjuk yang terbaik diantara dua pilihan yang baik.

Niat Sholat Istikharah

USHALLI SUNNATAL ISTIKHARAH  RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

aku niat sholat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah

 

Sholat Tasbih

Sholat tasbih merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan sebanyak empat rakaat, yang mana jika dilakukan pada waktu siang hari cukup dengan satu kali salam, namun jika dilakukan pada waktu malam hari maka dikerjakan dengan dua kali salam.

Sholat sunnah tasbih ialah sholat yang dianjurkan untuk dikerjakan setiap malam, jika tidak bisa maka kerjakan seminggu sekali, jika tidak bisa juga maka kerjakan sebulan sekali, jika tidak bisa juga kerjakanlah setahun sekali, atau jika tidak bisa juga maka kerjakan seumur hidup sekali.

Niat Sholat Tasbih

USHALLI SUNNATAN TASBIHI RAKA’ATAINI LILLLAHI TA’AALAA

aku niat sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah

Sesuai dengan namanya sholat ini dikerjakan dengan menambahkan bacaan tasbih yang secara keseluruhan berjumlah 75 kali pada setiap rakaatnya. Berikut bacaan tasbihnya:

Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar

Maha suci Allah yang Maha Esa. Segala puji bagi Akkah, Dzat yang Maha Agung

Bacaan tasbih tersebut dibaca ketika:

  1. Setelah selesai membaca surah al fatehah dengan bacaan tasbih sebanyak 15 kali.
  2. Saat rukuk (setelah membaca doa rukuk) dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  3. Saat ‘itidal (setelah membaca doa ‘itidak) dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  4. Saat sujud (setelah membaca doa sujud) dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  5. Saat duduk diantara dua sujud (setelah membaca doa duduk diantara dua sujud) dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  6. Saat sujud kedua (setelah membaca doa sujud) dengan bacaan tasbih sebanyak 10 kali.

 

Sholat Tarawih

macam-macam sholat sunnah

winnetnews.com

Sholat tarawih merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu malam ketika sesudah sholat isya pada bulan ramadhan.

Niat Sholat Tarawih

USHALLI SUNNATAN TARAAWIIHI RAK’ATAINI (IMAMAM/MAKMUMAN) LILLAHI TA’AALLAA

Aku niat sholat sunat tarawih dua rakaat (imamam/makmum) karena Allah

 

Sholat Witir

Sholat witir merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah mu’akad, yakni sholat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan setelah sholat tarawih karena biasanya dirangkaikan dengan sholat tarawih. Jumlah rakaat pada sholat witir yakni berupa rakaat yang ganjil, bisa 1 rakaat, 3 rakaat, 5 rakaat, sampai dengan 11 rakaat dengan apabila lebih dari satu rakaat maka dikerjakan dengan tiap-tiap dua rakaat satu kali salam dan diakhiri dengan satu rakaat satu kali salam.

Sesuai dengan hadits Rasulullah Saw:

“Witir itu hak, maka siapa yang suka mengerjakan lima, kerjakanlah. Siapa yang suka mengerjakan tiga, kerjakanlah. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah.” (HR. Abu Daud dan Nasai)

“Adalah nabi saw. Sholat sebelas rakaat diantara sholat isya’ dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua rakaatdan yang penghabisan satu rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Niat Sholat Witir

  1. Satu rakaat satu kali salam

USHALLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN LILLAHI TA’AALAA

Aku niat sholat sunnat witir satu rakaat karena Allah

  1. dua rakaat satu kali salam

USHALLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA

Aku niat sholat sunnat witir dua rakaat karena Allah

 

Sholat Hari Raya

macam-macam sholat sunnah

bersamadakwah.net

Sholat hari raya merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah mu’akad (dianjurkan) yang dikerjakan pada waktu 1 syawal yakni sholat Idul Fitri dan pada waktu 10 dzulhijjah yakni sholat Idul Adha.

Niat Sholat Idul Fitri

USHALLI SUNNATAL LI’IIDIL FITRI RAK’ATAINI (IMAMAM/MAKMUMAM) LILLAHITA’AALAA

Aku niat sholat idul fitri dua rakaat (imam/makmum) karena Allah”

Niat Sholat Idul Adha

USHALLI SUNNATAL LI’IIDIL ADHA RAK’ATAINI (IMAMAM/MAKMUMAM) LILLAHITA’AALAA

Aku niat sholat idul adha dua rakaat (imam/makmum) karena Allah”

Sholat sunnah hari raya dikerjakan pada waktu terbitnya matahari sampai condongnya matahari. Cara mengerjakannyapun sama dengan sholat yang lain yakni syarat, rukun dan sunnahnya, hanya saja ditambah beberapa sunnah yakni sebagai berikut:

  1. Berjamaah
  2. Takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakat kedua
  3. Mengangkat tangan setinggi bahu pada tiap takbir
  4. Setelah takbir kemudian membaca tasbih
  5. Setelah takbir yang kedua hingga takbir yang terakhir baca tasbih.
  6. Setelah Fateham kemudian membaca surat Qaf di rakaat pertama dan surah Al Qomar pada rakaat kedua atau bisa juga membaca surah Al ‘Ala pada rakaat pertama dan surat Al-Ghasiyah pada rakaat kedua
  7. Imam menyaringkan bacaannya
  8. Khutbah 2 kali setelah sholat sebagaimana seperti khutbah Jum’at
  9. Pada khutbah Idul Fitri memaparkan tentang zakat fitrah dan pada Idul Adha memaparkan tentang hukum-hukum Qurban
  10. Mandi, berhias, memakai pakaian yang sebaik-baiknya
  11. Makan terlebih dahulu pada sholat Idul Fitri, namun sebaliknya pada waktu idul adha.

 

Sholat Khusuf

Sholat khuluf merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu terjadinya gerhana yakni gerhana bulan dan gerhana matahari yang dilakukan minimal dua rakaat.

Niat Sholat Khusuf

USHALLI SUNNATAL KHUSUUFI RAK’ATAINI  LILLAHITA’AALAA

Aku niat sholat gerhana bulan  dua rakaat  karena Allah”

Niat sholat khusuf tersebut ialah niat sholat gerhana bulan.

Cara sholat khuluf

  1. Dikerjakan dua rakaat dengan empat kali rukuk yakni pada setiap rakaat setelah rukuk dan I’tidal kemudian membaca kembali surah fatihah yang kemudian rukuk dan I’tidal kembali, setelah itu sujud seperti biasanya.
  2. Disunahkan untuk membaca surah yang panjang, dan ketika pada waktu gerhana bulan maka bacaan tersebut dibaca nyaring sedangkan sebaliknya pada waktu gerhana matahari.

 

Sholat Istisqa

macam-macam sholat sunnah

pediaku.com

Sholat istisqa merupakan salah satu dari macam-macam sholat sunnah yang dikerjakan dengan tujuan untuk memohon dan meminta agar diturunkannya hujan kepada Allah Swt.

Niat Shoalat Istisqa

USHALLI SUNNATAL ISTISQAA-I  RAK’ATAINI (IMAMAM/MAKMUMAM) LILLAHITA’AALAA

Aku niat sholat istisqaa dua rakaat (imam/makmum) karena Allah”

Syarat Mengerjakan Sholat Istisqa

  1. Tiga hari sebelum melaksanakan sholat tersebut ulama memerintahkan kepada umat untuk berbuat amal sholeh serta bertobat dengan melaksanakan puasa dan meninggalkan segala maksiat yang menimbulkan dosa, karena menumpuknya dosa pada suatu negeri aakan menimbulkan hilangnya rezeki dan mendatangkan murka Allah Swt. Seperti dalam Firman Allah:

“Apabila kami hendak membinasakan suatu negeri, maka lebih dulu kami perbanyak orang-orang yang fasik, sebab kefasikannyalah mereka disiksa, lalu kami robohkan (hancurkan) negeri mereka sehancur-hancurnya.” (Q.S. Al Isra’ : 16)

  1. Ketika memasuki hari keempat semua penduduk dianjurkan untuk pergi kelapangan termasuk orang yang lemah dengan berpakaian yang sederhana dan tanpa wangi-wangian untuk melaksanakan sholat sunnah istisqa
  2. Setelah selesai melaksanakan sholat maka diadakan khotbah sebagaimana khotbah sholat jum’at. Yang mana pada khutbah pertama membaca istighfar 9 kali dan pada khotbah kedua membaca istighfar 7 kali.
  3. Khutbah yang disampaikan memiliki isi yang menganjurkan untuk banyak beristighfar dan meyakini bahwa Allah Swt akan mengabulkan permintaan yakni turunnya hujan.
  4. Khatib disunnahkan untuk memakai selendang.
  5. Ketika khotbah kedua saat berdo’a hendaknya khatib menghadap kearah kiblat yakni membelakangi makmum.
  6. Ketika waktu berdoa hendaknya mengangkat kedua tangan setinggi-tingginya.

2 Comments

  1. Abulathyf 28/07/2018
    • zaini 28/07/2018

Leave a Reply