Macam-Macam Rukun Islam Beserta Makna Dan Penjelasannya

Macam-macam Rukun Islam – Rukun islam merupakan suatu hal yang harus kita ketahui serta kita amalkan. Sehingga sebagai seorang umat muslim yang baik yang patuh dan taat pada perintah allah, kita haruslah berusaha untuk mengamalkan dan melakukan hal tersebut dengan tujuan agar iman dan takwa kita menjadi kuat sehingga senantiasa dapat menjadikan kita lebih dekat dengan Allah Swt.

macam-macam rukun islam

Macam-Macam Rukun Islam Beserta Makna Dan Penjelasannya

Pada kesempatan kali ini paluipuntik akan sedikit memberikan penjelasan mengenai macam-macam rukun islam beserta makna dan penjelasannya

Rukun islam menurut bahasa arab yaitu arkan al-din atau arkan al-islam yang memeiliki arti pilar agama. Sedangkan menurut istilah rukun islam adalah suatu tindakan atau amalan yang harus dilakukan oleh seorang muslim yang merupakan dasar atau pondasi dari hidupnya.

Macam-macam rukun islam telah disampaikan dalam sebuah Hadits Nabi Saw:

“بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ؛ شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَالْحَجِّ

“Islam didirikan atas lima dasar, yakni: (1) Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya; (2) mendirikan shalat; (3) mengeluarkan zakat; (4) puasa Ramadhan; dan (5) beribadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Macam-macam Rukun Islam

  • Mengucapkan dua Kalimat Syahadat
  • Mendirikan Shalat
  • Menunaikan Zakat
  • Berpuasa Dibulan Ramadhan
  • Menunaikan Ibadah Haji

 

Makna Rukun Islam

1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

macam-macam rukun islam

satujam.com

Rukun Islam yang pertama ialah mengucapkan dua kalimat syahadat yang merupakan Syarat pertama seseorang untuk menjadi seorang muslim. makna dua kalimat syahadat ialah mengucapkan dengan lidah, dan membenarkan dengan hati serta mengamalkannya dengan perbuatan, yang mana dua kalimat syahadat ini harus benar-benar diyakini dan kita percayai. Dua kalimat syahadat berikut ialah

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ

Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa asyhadu an-na Muhammadarrasuulullah

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”

Makna dua kalimat syahadat

  • “Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah” (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah). Makna kalimat syahadat ini merupakan kalimat tauhid yang merupakan sebuah pengakuan dari kita bahwa Allah Swt itu satu (Esa), satu-satunya tuhan yang berhak kita sembah.
  • “Asyhadu an-na Muhammadarrasuulullah”(Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah). Makna kalimat syahadat ini merupakan kalimat yang harus kita yakini bahwa Nabi Muhammad Saw memang benar-benar utusan Allah Swt yang di utus untuk menyempurnakan Agama Allah Swt

 

2. Mendirikan Shalat

macam-macam rukun islam

kabarmakkah.com

Rukun islam yang kedua ialah mendirikan atau mengerjakan shalat. Dimana kita sebagai seorang Muslim kita berkewajiban untuk menunaikan shalat yang mana Shalat merupakan salah satu kewajiban yang paling utama yang harus dikerjakan. Karena:

  • Shalat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an
  • Shalat merupakan tiang agama yang mana apabila orang yang meninggalkan shalat maka tiangnya akan roboh dalam artian ia telah merobohkan agamanya.
  • Shalat merupakan sarana kita untuk bermunajat dan berdoa kepada Allah Swt.
  • Shalat merupakan suatu amalan yang pertama kali di hisab pada hari kiamat.

Salah satu dalil dalam Al Qur’an Allah Swt Berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujud-lah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan.” (QS. Al Hajj: 77)

Sebagai seorang muslim shalat yang wajib dilakukan ialah shalat 5 waktu yang diantaranya yaitu Shalat Subuh, Shalat Dzuhur, Shalat Ashar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya. Yang mana menunaikan shalat 5 waktu ini merupakan sarana kita untuk bermunajat dan berdoa kepada Allah SWT.

 

3. Menunaikan Zakat

macam-macam rukun islam

bmpk.org

Rukun islam yang ketiga ialan menunaikan zakat. Allah telah memerintahkan setiap muslim yang memilki harta mencapai nisab untuk mengeluarkan zakat hartanya setiap tahun. dan memberikannya kepada yang berhak menerima dari kalangan fakir serta selain mereka yang zakat boleh diserahkan kepada mereka sebagaimana telah diterangkan dalam Al Qur’an.

Zakat memiliki dua jenis yakni:

  • zakat fitrah yang merupakan zakat wajib yang dikeluarkan oleh seorang muslim pada saat hari raya idul fitri (akhir dari bulan ramadhan)  berupa makanan pokok yang dimakannya sehari-hari. Biasanya zakat ini dikeluarkan pada akhir bulan ramadhan dan sebelum melaksanakan shalat idul fitri.
  • zakat mal yang merupakan zakat hasil perniagaan, zakat ini wajib dikeluarkan seseorang apabila telah sampai nisabnya.

Adapun delapan kriteria orang yang dapat menerima zakat sebagai berikut:

Firman Allah dalam Al Qur’an:

إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَٱلْغَٰرِمِينَ وَفِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu´allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Ayat tersebut menerangkan bahwa kepada siapa saja orang yang dapat menerima zakat, yakni:

  • Orang Fakir, orang yang tidak memiliki harta dan tugas untuk dapat memenuhi keperluannya sehari-hari.
  • Orang Miskin, orang yang memiliki harta dan Tugas akan tetapi tidak menutupi kebutuhannya sehari-hari.
  • Amil, orang yang bertugas untuk mengurus, menulis dan membagikan zakat kepada orang-orang yang menerima zakat.
  • Muallaf, orang yang baru masuk islam.
  • Riqob, hamba sahaya atau budak.
  • Ghorim, orang yang terbelit hutang.
  • Sabilillah, orang yang berjihad dan berjuang di jalan Allah Swt.
  • Ibnu Sabil, orang yang bepergian jauh yang perbekalannya tidak mencukupi hingga ketempat yang dituju (musafir).

Dengan berzakat kita dapat mensucikan harta benda yang dimiliki. Dan dengan zakat pula kita dapat mengikat tali persaudaraan (menguatkan cinta) antara si pemberi dengan penerima zakat.

 

4. Berpuasa Di Bulan Ramadhan

macam-macam rukun islam

merdeka.com

Rukun Islam yang keempat adalah berpuasa di bulan ramadhan, Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah Swt:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al baqarah:183)

Bertakwa dalam artian merupakan suatu ibadah kita kepada Allah Swt dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi segala larangannya. Orang yang melaksanakan ibadah puasa ia akan dapat meninggalkan syahwatnya, makan dan juga minum demi Allah Swt.  Hal ini merupakan sarana untuk kita agar dapat mencapai puncak taqwa kepada Allah Swt.

 

5. Menunaikan Ibadah Haji

macam-macam rukun islam

netralnews.com

Rukun islam yang kelima ialah melaksanakan ibadah haji yang juga merupakan rukun Islam yang terakhir. Dalam melaksanakan ibadah haji, tidak semua orang muslim dapat melaksanakannya, entah itu dikarenakan faktor ekonomi dan lainnya. Jadi dalam melaksanakan ibadah haji ini diwajibkan bagi yang mampu. Namun di anjurkan untuk melaksanakannya sekali dalam seumur hidup.

Firman Allah Swt dalam Al Qur’an:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌۭ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًۭا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَا عَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِ نَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97)

 

Semoga bermanfaat bagi sahabat-sahabat pembaca, ini hanya dasarnya saja, dan hanya sebagian kecil pembahasan tentang macam-macam rukun islam, untuk lebih jelas dan mendalam lagi pelajarilah macam-macam rukun islam beserta dengan maknanya dengan seorang guru atau ustadz atau ulama, agar dalam pemahaman tidak keliru.

Leave a Reply