Yuk Baca Dan Fahami Tentang Kerja Keras Dalam Islam

Kerja Keras Dalam Islam – Kerja keras merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, yang tidak kenal lelah, serta pantang menyerah walaupum terdapat banyak tantangan dan kesulitan yang dihadapi.

gustkemal.wordpres.com

Yuk Baca Dan Fahami Tentang Kerja Keras Dalam Islam

Dalam islam kerja keras jika ingin mencapai tujuan atau prestasi alangkah baiknya juga disertai dengan berserah diri (tawakal) kepada Allah Swt.baik itu untuk kepentingan dunia maupun untuk kepentingan akhirat.

Dalil Kerja Keras Dalam Islam

Allah Swt Berfirman dalam Al Qur’an:

 “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al Qashash :77)

Pentingnya kerja keras dalam islam juga telah di sampaikan Allah Swt dalam Al Qur’an:

“ Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. “ (QS. Al Jumu’ah: 10)

Membiasakan Perilaku Kerja Keras

Dalam bekerja keras sebenarnya sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Beliau tidak hanya menghabiskan waktunya hanya untuk mengingat Allah saja, akan tetai bekerja keras dalam berdakwah, baik di kota Mekah maupun Madinah. Sehingga dalam  hal tersebut, kita dapat meneladaninya bahwa kita dalam bekerja keras telah diperintahkah oleh Allah dan Rasul-Nya agar dapat membiasakan perilaku bekerja keras, tidak boleh berangan-angan atau bergantung kepada orang lain dengan cara meminta-minta. Agar kita bisa mendapatkan hasil kerja yang baik, maka yang perlu kita lakukan adalah rajin dalam bekerja keras agar dapat berhasil dan dapat mencukupi kebutuhan hidup dengan meningkatkan kreativitas, serta dengan berdoa dan bertawakal kepada Allah Swt, sehingga kita dapat berlaku jujur, tidak mudah berputus asa dan bersabar jika dalam mengalami kegagalan, serta selalu bersyukur atas rahmat Allah dengan apa yang kita terima baik itu sesuai tujuan maupun tidak.

Dalam bekerja dan mencari rejeki sudah diperintahkan oleh Allah Swt dan RasulNya yang telah dinyatakan dalam Al Qur’an dan Hadits:

Dalam Al Qur’an

“Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan rasul-Nya serta orang-orang Mukmin akan melihat pekerjaanmu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberikan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Surah At Taubah: 105)

Dalam Hadits

“Dari Miqdam RA berkata : Nabi Muhammad saw. bersabda: “Tidak satu pun makanan yang dimakan seseorang lebih baik daripada kerja tangannya. Sesungguhnya Nabi Daud makan dari hasil kerja tangannya”. (HR. Bukhari) 

Cara Membiasakan Diri Untuk berperilaku Kerja Keras Dalam Islam.

Adapun cara agar dapat membiasakan diri dalam berperilaku kerja keras sebagai berikut :

  1. Niatkan bahwasanya dalam suatu pekerjaan (kerja keras) merupakan suatu ibadah.
  2. Mengerjakan suatu pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh.
  3. Pantang menyerah apabila mendapati sebuah kesulitan.
  4. Jangan mengerjakan suatu pekerjaan yang dilarang oleh agama.
  5. Selalu bertawakal kepada Allah Swt setelah bekerja keras.
  6. Selalu Bersyukur dengan hasil yang didapat dalam suatu pekerjaan
  7. Selalu bersabar apabila hasil yang didapat tidak sesuai dengan apa yang kita hendaki

 

Motivasi Kerja Keras Dalam Islam

Firman Allah SWT dalam Al Qur’an:

”Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah SWT menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia” (QS. Ar Radu: 11)

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla.” (HR. Ahmad)

Dalam hadits tersebut mengatakan bahwa dalam mencari nafkah (kerja keras) untuk kebutuhan keluarga adalah serupa dengan mujahid, dalam artian nilainya sangat besar. karena Allah suka terhadap hambanya yang mau berusah payah dan bekerja keras dalam mencari nafkah.

Dalam hadits lain Rasulullah SAW Bersabda:

“Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah.” (HR. Ahmad)

Namun perlu diketahui bahwa motivasi dalam bekerja adalah pekerjaan yang dikerjakan merupakan sesuatu yang bernilai ibadah.

Karena Islam telah mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan antara urusan dunia dengan urusan akhirat. Bekerja untuk urusan dunia haruslah seimbang dengan beribadah untuk akhirat. Khusus dalam meraih kesuksesan dikehidupan dunia, syaratnya adalah harus dapat melakukannya dengan usaha dan kerja keras.

Firman Allah SWT:

“dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. al Qasas: 77)

Rasulullah SAW bersabda:

”Berbuatlah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya dan berbuatlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati esok hari.” (HR.  Bukhari)

Hikmah Kerja Keras dalam islam

Allah Swt telah menyurh kita untuk bekerja keras, karena bekerja keras dalam islam yang sesuai aturan islam memiliki banyak himah dan manfaatnya terhadap lingkungannya.

Inilah hikmah bekerja keras, di antaranya sebagai berikut:

  • Dapat mengembangkan potensi diri, baik berupa bakat, minat, pengetahuan, maupun keterampilan yang dimilki.
  • Dapat membentuk pribadi yang disiplin serta bertanggung jawab.
  • Mengangkat harkat martabat bagi dirinya baik sebagai makhluk individu maupun sebagai masyarakat.
  • Dapat meningkatkan taraf hidup orang banyak serta meningkatkan kesejahteraan.
  • Dapat hidup mandiri sehingga tidak menjadikannya beban bagi orang lain
  • Kebutuhan hidup diri dan keluarga terpenuhi.
  • Mampu hidup layak.
  • Menimbulkan rasa sayang apabila waktunya terbuang dengan sia-sia.
  • Sukses meraih cita-cita. Dapat menjadikannya seorang yang dermawan.
  • Yang paling utama hikmah dari kerja keras adalah disukai Allah Swt.
  • Mendapatkan pahala dari Allah Swt, karena bekerja keras yang di niatkan karena Allah Swt merupakan bagian dari ibadah.
  • Dapat memelihara izzah sebagai seorang muslim.

gbika.com

Semoga Artikel tentang kerja keras dalam islam ini dapat memberikan manfaat bagi sahabat-sahabat sekalian, dan termotivasi untuk giat bekerja keras yang sesuai dengan tuntunan dan aturan dalam islam, agar setiap apa yang kita kerjakan dapat bernilai ibadah. Mohon maaf jika ada terdapat kekurangan.

Leave a Reply