Inilah Jenis Ular Tidak Berbisa Yang Bisa Dijadikan Peliharaan

Jenis Ular Tidak Berbisa – Ular merupakan salah satu hewan reptil yang tidak memiliki kaki dengan tubuh panjang. Tidak semuanya jenis ular memiliki bisa, terdapat pula jenis ular yang tidak berbahaya yang juga dapat dijadikan hewan peliharaan bagi pecinta reptil.

jenis ular tidak berbisa

hellosehat.com

Jenis Ular Tidak Berbisa Yang Bisa Dijadikan Peliharaan Bagi Pecinta Reptil

Pada kali ini paluipuntik akan memberikan sedikit informasi mengenai jenis ular tidak berbisa yang mana jenis ular seperti ini dapat kita jadikan sebagai hewan peliharaan bagi para pecinta reptil.

Sebelum memasuki pembahasan terlebih dahulu kita mengetahui ciri-ciri ular yang mengandung bisa atau berbisa:

Ciri-ciri Ular Berbisa

jenis ular tidak berbisa

wikimedia.org

Ular yang berbisa memiliki ciri sesuai tingkatan bisanya, yakni ada ular yang berbisa rendah, dan ada pula ular yang berbisa tinggi.

Ciri Ular Berbisa Rendah

  • Bergerak cepat.
  • Takut pada musuh.
  • Beraktifitas pada siang hari.
  • Membunuh mangsa dengan melilit.
  • Bentuk kepala bulat telur atau oval.
  • Tidak memiliki taring bisa.
  • Gigitannya tidaklah mematikan dan langsung lari setelah menggigit.

Ciri Ular Berbisa Tinggi

  • Bergerak lambat
  • Percaya diri dan tenang
  • Beraktifitas pada malam hari
  • Membunuh mangsa dengan menyuktikkan bisa lewat gigitan
  • Bentuk kepala cenderung segitiga sempurna
  • Memiliki taring bisa
  • Terdapat racun yang mematikan
  • Menggigit dan bertahan ditempat gigitan

Pengecualian

Berikut jenis ular yang tidak sesuai dengan ketentuan berbisa tinggi serta berlawanan dengan sifat aslinya.

  • Ular king kobra
  • Ular kobra (memiliki bisa tinggi dengan kepala oval serta gerakan yang tenang)
  • Ular weling (memiliki bisa tinggi dengan kepala oval)
  • Ular welang (memiliki bisa tinggi dengan kepala oval dan bergerak dengan tenang)
  • Ular picung atau ular ular pudak seruni (memiliki bisa tinggi dengan kepala oval dan bergerak agresif serta keual pada siang hari)
  • Semua jenis ular laut (tidak memiliki bisa dan keluar malam dengan gerakan lamban)
  • Semua jenis ular Phyton dan boa (tidak berbisa dan keluar pada malam hari untuk mencari mangsa)
  • Ular pelangi

Nah setelah mengetahui ciri-ciri umum ular berbisa tinggi dan berbisa rendah mari kita simak jenis ular tidak berbisa dibawah ini.

Jenis Ular Tidak Berbisa

Ada berbagai macam jenis ular tidak berbisa dan tidak berbahaya, yakni sebagai berikut:

1.  Ular Sanca Kembang

jenis ular tidak berbisa

bobo.grid.id

Jenis ular ini merupakan jenis reptile tanpa kaki dari suku Phytonidae yang memiliki bahasa ilmiahnya Phyton Reticulatus. Ular sanca kembang memiliki tubuh yang besar serta terpanjang diantara jenis ular yang lain. Ukuran besarnya dapat mencapai hingga 10 meter sehingga ular jenis ini merupakan ular yang terpanjang didunia.

Ular sanca kembang yang masih berukuran kecil akan memangsa ikan, kodok, dan kadal, sedangkan ular sanca kembang yang berukuran besar akan memangsa monyet, anjing, rusa, serta bahkan manusia sekalipun akan bisa dimangsanya. Namun mangsa utamanya dari ular sanca kembang ini ialah burung, mamalia kecil, dan reptil seperti biawak.

Di Indonesia ular jenis sanca kembang ini biasanya ditemukan di daerah Sumatra, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi. Ular jenis ini hidup di hutan tropis yang lembab dengan bergantung pada ketersediaan air sehingga ular jenis ini mudah ditemukan di daerah pinggiran sungai atau rawa.

2.  Ular Kepala Dua

jenis ular tidak berbisa

twimg.com

Ular kepala dua merupakan jenis ular tidak berbisa yang memiliki nama ilmiahnya Cylindrophis Ruffus. Sebenarnya ular jenis ini hanya memiliki satu kepala saja, akan tetapi ular ini terkadang juga menegakkan ekornya yang seolah-olah ekor tersebut merupakan kepalanya padahal tidak, kepala yang sebenarnya berada di bawah gulungan badannya.

jenis ular ini memiliki ekor sangat pendek yang berbentuk seperti kepalanya sehingga ular ini dinamakan ular kepala dua. Dengan tubuh yang panjang dan ramping serta memiliki sisik yang halus. Ular ini memiliki warna hitam pada bagian tubuh atasnya dan memiliki belang merah jingga di bagian samping kanan dan kirinya. Jenis ular ini dapat menetaskan telur dalam kandungan dan dapat melahirkan sekaligus 13 ekor anak.

Ular kepala dua pada umumnya dapat ditemukan di dataran rendah seperti di wilayah dataran rendah Sumatra, Jawa, Sulawesi, Dan Maluku. Ular jenis ini merupakan penghuni hutan-hutan yang lembab serta di kebun dan lahan-lahan pertanian.

Ular kepala dua aktif beraktifitas di malam hari, biasanya ular ini akan memangsa ular-ular yang berukuran lebih keci, kadal, dan cacing tanah. Ular ini dikatakan jenis ular tidak berbisa dan tidak berbahaya dikarenakan apabila dia merasa terganggu maka ia biasanya akan menggulungkan tubuhnya dan menyembunyikan kepalanya namun akan mendirikan ekornya dengan tinggi.

3.  Ular Cecak

jenis ular tidak berbisa

wikimedia.org

Ular cecak merupakan spesies jenis ular kecil yang termasuk dari suku Colubridae yang kerap dijumpai di dalam rumah, sehingga ular ini disebut juga sebagai ular rumahan. Ular ini memiliki nama ilmiah Lycodon Capucinus yang dalam bahasa inggrisnya dikenal dengan  Common Wolf Snake.

Di indonesia ular cecak ini dapat dijumpai di daerah Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatra, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, dan Sulawesi. Sesuai dengan namanya ular cecak memangsa berbagai jenis cecak pula. Panjang maksimal ular ini dapat mencapai 60 sentimeter.

Ular cecak merupakan jenis ular tidak berbisa namun ular ini sangatlah agresif dan akan menggigit jika ia dalam keadaan terganggu, gigitan ular ini walaupun tidak berbisa akan tetapi sangatlah menyakitkan dikarenakan adanya taring di rahang atas dan bawah yang mengakibatkan rasa pedih dan sedikit berdarah.

4.  Ular Kawat

jenis ular tidak berbisa

deweezz.com

Ular kawat merupakan salah satu spesies jenis ular terkecil di dunia. Ular ini bisa disebut juga ular cacing, mungkin karena bentuknya seperti cacing. Ular ini memiliki nama ilmiah Indotyphlops Braminus yang dalam bahasa inggrisnya dikenal Blind Snake atau ular buta dikarenakan letak matanya yang tersembunyi dan hanya Nampak bintik hitam gelap yang samar dibalik sisik kepalanya.

Ular kawat memiliki panjang tubuh yang maksimal yang hanya mencapai hingga 20 sentimeter, namun pada umumnya ular ini hanya berukuran 10 sentimeter saja. Tubuhnya yang berwarna hitam berkilau, coklat atau abu-abu kebiruan dengan ekor yang amat pendek serta ujung ekornya yang runcing serta tampak seperti duri.

Ular ini biasanya sering ditemukan di balik pot tanaman, di bawah perabotan rumah, di bawah kayu atau batu yang rapuh, biasanya ular kawat menelan mangsa yang juga berukuran kecil, seperti  telur-telur semut, rayap, ulat, serangga kecil, serta cacing tanah. Ular kawat ini merupakan jenis ular tidak berbisa yang dapat ditemukan  di seluruh pulau di Indonesia.

5.  Ular Siput

jenis ular tidak berbisa

treknature.com

Ular siput merupakan jenis ular kecil dari suku Colubridae yang memiliki nama ilmiah Pareas Carinatus, ular siput termasuk jenis ular tidak berbisa akan tetapi saat ular ini terganggu, ia akan berperilaku seperti halnya ular yang berbisa dengan menarik leher dan tubuh bagian depan yang melengkung seperti huruf S yang dengan cepat akan mematuk kedepan.

Ular ini memiliki panjang maksimal yang dapat mencapai 60 sentimeter dengan tubuh yang ramping dan cenderung kurus, berwarna coklat kusam, coklat muda, dan coklat kekuningan pada bagian atasnya dengan belang-belang samar disekujur tubuhnya.

Jenis ular siput dapat ditemukan di daerah hutan pegunungan yang lembab, hutan-hutan dataran rendah hingga lingkungan perkebunan dan pemukiman seperti di wilayah Jawa, Sumatra, Bali, Lombok, dan Kalimantan.

6.  Ular Pelangi

jenis ular tidak berbisa

twimg.com

Ular pelangi merupakan jenis ular tidak berbisa yang termasuk bagian dari suku Xenopeltidae serta memiliki nama latin Xenopeltis Unicolor. Ular jenis ini tidak berbahaya karena ular ini tidak akan menggigit, akan tetapi ia akan menggetarkan ekornya dengan kuat serta mengeluarkan cairan berbau saat di pegang, sehingga membuat kita mual.

Ular ini memiliki panjang tubuh maksimal hingga mencapai tidak lebih dari 1 meter, namun pada umumnya hanya mencapai 80 sentimeter saja dengan bentuk ekor yang pendek. Mangsa utama ular ini adalah kodok, kadal dan jenis-jenis ular lain.

Dinamakan ular pelangi dikarenakan warna pada bagian tubuhnya berwarna cokelat serta abu-abu kehitaman dan berkilau menyerupai warna pelangi apabila terkena cahaya. Biasanya ular pelangi tinggal di daerah yang lembab dan berawa seperti di sekitar pantai, sungai, persawahan, serta daerah hutan yang lembab. Ular ini dapat di temukan di Indonesia seperti di wilayah Sumatra, Riau, Jawa, Nias, Sulawesi dan Kalimantan.

7.  Ular Tambang

jenis ular tidak berbisa

adventurose.com

Ular tambang merupakan jenis ular tidak berbisa yang juga salah satu ular kecil dari bagian suku Colubidrae yang memiliki nama latin Dendrelaphis Pictus. Ular ini juga disebut ular tali karena ular ini memiliki tubuh yang kurus dan berukuran panjang hingga mencapai 1,5 meter dengan panjang ekor mencapai sepertiga dari panjang tubuhnya.

Ular tambang biasanya hidup di pohon-pohon, akan tetapi sering kali turun ke tanah untuk memangsa katak dan kadal.

Jenis Ular Peliharaan

Bagi pecinta reptil seperti ular ada beberapa jenis ular yang dapat  dipelihara yang tentunya memiliki jenis ular tidak berbisa atau berbisa rendah dan tidak berbahaya.

jenis ular tidak berbisa

jitunews.com

Jenis Ular Yang Dapat Dipelihara

Keluarga Python

Ular jenis dari keluarga ini merupakan jenis ular yang paling banyak dipelihara, dikarenakan lebih aman serta tidak agresif dan merupakan jenis ular tidak berbisa,  ada banyak jenis python dengan corak yang bagus untuk dipilih sebagai peliharaan, yakni sebagai berikut.

  • Blood python atau dipong
  • Ball python
  • Morelia viridis

Keluarga SnColubridae

Ular dari jenis keluarga ini juga dapat dijadikan peliharaan karena memiliki warna yang sangat menarik pula serta merupakan jenis ular tidak berbisa, berikut ular yang termasuk dalam keluarga ini:

  • King Snake
  • Milk Snake
  • Corn Snake

 

Nah, itulah tadi beberapa jenis ular tidak berbisa yang juga dapat dijadikan peliharaan bagi para pencinta reptil seperti ular, semoga memberikan manfaat bagi sahabat pembaca sekalian.

Leave a Reply