Tata Cara Shalat Tarawih Dan Witir Lengkap Dengan Doanya

Cara Shalat Tarawih – ketika memasuki bulan suci ramadhan amalan yang sangat dianjurkan didalamnya adalah shalat tarawih, yang mana shalat tarawih ini dikerjakan pada tiap-tiap malam pertama sampai akhir bulan ramadhan. Nah, pada kali ini paluipuntik akan memberikan penjelasan tentang cara shalat tarawih serta shalat witirnya.

cara shalat tarawih

kaltim tribunnews com

Tata Cara Shalat Tarawih Dan Witir Lengkap Dengan Doanya

Shalat tarawih merupakan salah satu amalan yang dapat kita lakukan ketika telah memasuki bulan ramadhan, karena sholat tarawih hukumnya sunnah muakkad yakni suatu ibadah atau amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada bulan ramadhan.

Cara Shalat Tarawih

Sholat tarawih dilakukan pada waktu malam hari lebih tepatnya ketika telah selesai melaksanakan shalat fardhu Isya pada bulan ramadhan, baik dikerjakan dengan sendirian ataupun dengan berjamaah. Namun sholat tarawih lebih diutamakan dikerjakan dengan berjamaah.

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Dalam cara shalat tarawih memiliki jumlah rakaat yang berbeda dalam mengerjakannya. Ada yang jumlahnya 8 rakaat sebagaimana yang pernah diamalkan oleh Rasulullah Saw, dan ada pula yang jumlahnya 20 rakaat sebagaimana pernah diamalkan dan dikerjakan oleh sahabat Nabi yakni Umar Bin Khathab.

Keutamaan Shalat Tarawih

Ada banyak sekali keutamaan serta keistimewaan dari melaksanakan sholat tarawih yang dikerjakan sebulan penuh pada bulan ramadhan, yakni menghapus segala macam dosa serta diampuni segala dosa kita apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan khusyu. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda dikarenakan bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah serta dikabulkannya segala doa.

Tata Cara Shalat Tarawih

cara shalat tarawih

winnetnews com

Sama halnya dengan cara sholat pada umumnya yakni diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam. Yang mana dikerjakan pada tiap-tiap 2 rakaat 1 kali salam hingga jumlah rakaatnya mencapai 8 atau 20 rakaat. Apabila kita mengerjakan cara shalat tarawih dengan jumlah 20 rakaat, maka ada 10 kali salam dalam rakaat tersebut.

Berikut kita simak tata cara shalat tarawih:

Bacaan Niat Shalat Tarawih

Adapun bacaan niat dalam cara shalat tarawih yang kemudian dilanjutkan dengan takbiratul ihram. Berikut niatnya:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHALLI SUNNATAT TARAAWIIHI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA’MUUMAN LILLAHI TA’AALAA

“Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat mengikuti imam karena Allah Ta’ala.”

Adapun untuk gerakan-gerakan dalam mengerjakan shalat tarawih sama halnya dengan gerakan-gerakan shalat yang pada umumnya kita kerjakan.

Surah Yang Dibaca Pada Saat Shalat Tarawih

Adapun surah-surah yang dibaca ketika shalat tarawih yakni sebagai berikut:

  • Surah At Takasur
  • Surah Al Ashr
  • Surah Al Humazah
  • Surah Al Fiil
  • Surah Al Quraisy
  • Surah Al Maun
  • Surah Al Kautsar
  • Surah Al Kafirun
  • Surah An Nasri
  • Surah Al Lahab

Keterangan:

  • Ketika memasuki malam pertama sampai pertengahan bulan ramadhan maka setiap rakaat pertama dibaca satu surah daru surah-surah diatas secara berurutan, dan kemudian pada rakaat kedua dibaca surah Al Ikhlas.
  • Ketika memasuki malam setelah pertengahan sampai malam terakhir dari bulan ramadhan maka setiap rakaat pertama membaca surah Al Qadr kemudian pada rakaat yang kedua membaca surah-surah seperti diatas secara berurutan.

Doa Sesudah Shalat Tarawih (Doa Kamilin)

cara shalat tarawih

republika co id

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه اَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat. Menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akhirat dan tabah (sabar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kita Nabi Muhammad saw, dan melalui telaga yang sejuk, masuk didalam sorga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari sorga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan sorga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para Nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shahih. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah SWT, dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Setelah selesai shalat tarawih maka dianjurkan pula untuk mengerjakan shalat witir.

Cara Shalat Witir

cara shalat tarawih

datariau com

Shalat witir pada bulan suci ramadhan dikerjakan setelah selesai melaksanakan shalat tarawih yang mana shalat witir ini dikerjakan dengan rakaat yang ganjil. Biasanya shalat witir yang dikerjakan setelah shalat tarawih sebanyak 3 rakaat dengan 2 kali salam yakni 2 rakaat pertama dengan 1 kali salam kemudian 1 rakaat terakhir satu kali salam.

Tata Cara Shalat Witir

Adapun tata cara melaksanakan sholat witir, sama saja halnya dengan cara shalat pada umumnya yakni diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam. Berikut penjelasannya:

Bacaan Niat Shalat Witir

  • Niat Shalat Witir 2 Rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى 

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

“Saya niat sholat sunnah witir dua rakaat menghadap kiblat mengikuti imam karena Allah Ta’aala”

  • Niat Shalat Witir 1 Rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى 

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

“Saya niat sholat sunnah witir satu rakaat menghadap kiblat mengikuti imam karena Allah Ta’aala”

Surah Yang Dibaca Pada Saat Shalat Witir

  • Pada saat melaksanakan shalat witir 2 rakaat setelah membaca Fatihah pada rakaat pertama membaca surah Al A’la dan pada rakaat yang kedua setelah Fatihah membaca surah Al Ghasiyah.
  • Pada saat melaksanakan shalat witir 1 rakaat setelah Fatihah, membaca surah Al ikhlas, Al Falaq, dan An Naas.
  • Dikhususkan ketika telah memasuki malam pertengahan sampai malam terakhir pada bulan ramadhan, disunnahkan untuk membaca do’a kunut, dimana do’a kunut ini dibaca pada rakaat terakhir dari shalat witir setelah melakukan i’tidal (sebelum sujud).
cara shalat tarawih

wajibbaca com

Bacaan Doa Qunut

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ

وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ

وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ

وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ

وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْت

فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ

وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ

وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ

تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ

وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.
Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan.
Karena, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum atau menentukan atas Engkau.
Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan.
Aku mohon ampun dan kembali (taubat) kepada Engkau.
Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan serta sahabatnya.”

Doa Sesudah Shalat Witir

اَللهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اَللهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Ya Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.”

 

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan mengenai cara shalat tarawih, semoga dapat memberikan manfaat bagi para sahabat terutama bagi umat muslim yang ingin belajar serta mengamalkannya. Disarankan untuk mempelajarinya dengan seorang guru yang memang guru tersebut betul-betul memahami tentang shalat agar cara shalat tarawih kita juga betul-betul sempurna dan sesuai ajaran islam.

Leave a Reply