Inilah Cara Budidaya Tanaman Jagung Agar Hasil Panen Maksimal

Budidaya Tanaman Jagung – jagung merupakan tanaman yang banyak memiliki manfaat serta termasuk makanan pokok. Nah pada kali ini paluipuntik akan memberikan cara dalam budidaya tanaman jagung agar dapat memberikan hasil panen yang maksimal.

Budidaya tanaman jagung

pertanian99 com

Cara Budidaya Tanaman Jagung Agar Hasil Panen Maksimal

Jagung merupakan bahan pangan  pokok yang dapat dikonsumsi secara langsung maupun dengan berbagai macam olahan, yakni seperti jagung rebus, jagung bakar, maupun dimasak menjadi seperti nasi. Selain sebagai bahan pangan jagung juga dapat dijadikan sebagai bahan baku untuk industri makanan, kimia dan farmasi, serta industri lainnya yang memiliki nilai yang tinggi, misalnya seperti tepung jagung, gritz jagung, minyak jagung, dan lainnya.

Dalam tahapan budidaya tanaman jagung tidaklah memerlukan persyaratan khusus pada pengolahan kondisi tanah, akan tetapi agar dapat menghasilkan hasil produksi yang maksimal maka diperlukan kesuburan tanah dengan kandungan humus serta keadaan tanah yang gembur.

Ada berbagai macam cara atau tahapan dalam budidaya tanaman jagung, yakni:

Cara Pembibitan Jagung

Budidaya tanaman jagung

permablitzjogja wordpress com

Ada 3 cara dalam pembibitan untuk budidaya tanaman jagung, yakni sebagai berikut:

1.  Menentukan Benih Jagung

Ada cara mudah dalam menentukan benih atau bibit jagung untuk budidaya tanaman jagung, yaitu dengan memperhatikan kualitas yang dilihat dari kesehatan benih atau bibit jagung serta kemurnian varietas dan daya tumbuh benih jagung. Biasanya benih atau bibit unggul memiliki sertifikat seperti benih jagung hibrida yang memiliki mutu produksi yang tinggi.

Adapun jenis jagung varietas hibrida yang unggul sehingga dapat dipilih sebagai benih atau bibit untuk budidaya tanaman jagung, yakni sebagai berikut:

  • Hibrida-C1-C2
  • BISI-1-2
  • Semar 1-2
  • IPB4
  • P-3-5
  • Parikesit
  • Nakula
  • Composite
  • Pioner-1 dan Pioner-2
  • Wiyasa
  • Kania putih
  • Permadi
  • Arjuna
  • Metro
  • Harapan
  • Kaliangga
  • CPI-1

2.  Menyiapkan Benih Jagung

Adapun langkah atau tahapan dalam menyiapkan benih atau bibit jagung, yakni sebagai berikut:

  • Persiapkan benih atau bibit jagung yang memiliki pertumbuhan tanaman yang sehat.
  • Persiapkan benih atau bibit jagung dengan memilih jagung yang bertongkol besar, biji terisi penuh, barisan lurus serta tidak terserang penyakit.
  • Jangan memetik jagung yang belum benar-benar tua yang dijadikan benih atau bibit. Jagung yang tua dapat dilihat dari ciri daun yang menguning serta biji yang mengeras.
  • kupas tongkol yang dipilih untuk dijadikan benih yang kemudian di jemur hingga kering.
  • Setelah proses pengeringan kemudian pilihlah biji jagung bagian tengah yang nantinya akan dijadikan benih atau bibit, dan jangan memilih bagian ujung atau pangkal tongkol jagung.
  • Lakukan penanaman dari bibit tersebut, apabila pertumbuhan benih kurang dari 90%, maka ganti dengan benih lainnya karena jika tidak pertumbuhan tanaman tidak akan maksimal.

3.  Pemindahan Benih

Langkah terakhir dalam pembibitan untuk budidaya tanaman jagung yakni persiapan pemindahan benih yang siap untuk ditanam. Sebelum melakukan hal itu, ada yang perlu dilakukan yakni memberikan campuran benih dengan fungisida atau isektisida yang berguna untuk menghindari dari serangan jamur, ulat serta lalat. Ada banyak jenis obat yang dapat digunakan yang bisa diperoleh dari kios-kios pertanian.

Cara Menyiapkan Lahan Jagung

Budidaya tanaman jagung

bgrberkebun wordpress com

Ada berbagai cara yang dilakukan dalam menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman jagung yakni dengan mengolah tanah dan mengatur aerasi dan drainase pada lahan yang akan digunakan untuk penanaman. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah.

Berikut cara dalam menyiapkan lahan utuk budidaya tanaman jagung:

  • Mempersiapkan lahan, yakni dengan melakukan pengolahan tanah dengan mencangkulnya sehingga tanah menjadi gembur.
  • Membentuk atau mengolah bendengan dengan menyertakan drainase yang digunakan untuk mengairi tanah.
  • Menambahkan kapur pada tanah yang telah digemburkan tadi agar Ph tanah tetap terjaga sehingga tanah tidak terlalu asam. Karena apabila tanah terlalu asam maka tanaman akan mudah mati serta membusuknya akar tanaman jagung.
  • Melakukan pemupukan. Ada tiga cara atau tahapan dalam pemupukan yakni: pemupukan dasar dengan dosis 1:1/3 (pupuk TSP dan Urea) yang diberikan ketika penanaman benih, pemupukan ke 2 dengan dosisi 1:1/3 (pupuk TSP, Urea, dan KCI) yang diberikan saat tanaman berumur 30 hari, dan pemupukan ke 3 yakni 1/3 bagian pupuk Urea yang diberikan saat tanaman berumur 45 hari.

Cara Menanam Jagung

Budidaya tanaman jagung

news.wisc edu

Ada beberapa dalam menanam jagung untuk budidaya tanaman jagung, yakni sebagai berikut:

  1. Menentukan Pola Tanaman.

Ada beberapa pola dalam penanaman jagung, yakni:

  • Tumpang sari (dalam satu lahan ditanami lebih dari satu tanaman)
  • Tumpang gilir (yang dilakukan secara beruntun dalam satu lahan agar lahan dapat dimanfaatkan secara maksimal)
  • Tanaman bersisipan (sama seperti tumpang sari yang membedakan hanya waktu penanamannya saja)
  • Tanaman campuran (dalam satu lahan dapat sekaligus ditanami berbagai macam tanaman yang berbeda, namun hal ini memudahkan munculnya hama penyakit yang dapat merusak tanaman)
  1. Membuat lubang tanaman yang mana dalam satu lubang hanya ada 1 benih saja dengan kedalaman lubang yakni 3-5 cm yang diberi pupuk serta jarak antar lubang tanaman disesuaikan dengan kondisi bibit atau benih yang digunakan.
  2. Dalam melakukan penanaman dalam budidaya tanaman jagung alangkah baiknya dilakukan ketika musim hujan atau di akhir musim hujan.

Pemeliharaan Tanaman Jagung

Dalam budidaya tanaman jagung perlu juga adanya proses pemeliharaan yakni dengan melakukan penyulaman benih yang tidak tumbuh, penyiangan, pengairan serta pemupukan. Adapun macam-macam pupuk yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman jagung, yakni:

  • Pupuk Kandang atau pupuk yang berasal dari kotoran ternak
  • Pupuk kompos yakni pupuk yang berasal dari pembusukan sampah organkc, seperti pembusukan sampah dedaunan atau tanaman yang sudah mati.
  • Pupuk hijau.
  • Pupuk anorganik atau pupuk buatan yakni seperti : Urea, ASN, NPK dan

Pemanenan Tanaman Jagung

Budidaya tanaman jagung

von gov ng

Tahapan terakhir dalam budidaya tanaman jagung yakni pemanenan. Adapun jagung yang memang siap untuk dipanen yakni memeiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Ciri-ciri Jagung Siap Panen

  • Tanaman jagung sudah berwarna kekuningan yakni bisa dilihat pada daun, batang, dan tongkol jagung.
  • Pada tongkol jagung terlihat serabut yang berwarna hitam dan mengering.
  • Ketika ditekan biji akan terasa keras serta berwarna mengkilat, kering serta terisi penuh.
  • Biasanya usia jagung ketika panen sudah mencapai antara 86 sampai 96 hari setelah tanam atau sesuai dengan klasifikasi jagung berdasarkan umur tanamannya.

Klasifikasi Jagung Berdasarkan Umur Tanaman

  • Varietas jagung berumur pendek atau genjah, dengan umur panen antara 70 – 80 hari setelah tanam. Varietas ini meliputi varietas medok, Madura, kodok, putih nusa, impa kina, dan abimayu.
  • Varietas berumur sedang atau medium, dengan umur panen antara 80 – 100 hari setelah tanam. Varietas ini meliputi varietas panjalinan, bromo, arjuna, sadewa, parikesit, hibrida C-1 dan CPI-1.
  • Varietas berumur panjang yakni dengan umur panen antara 80 – 110 hari setelah tanam. Varietas ini meliputi varietas harapan, metro, pandu, bima dan composit-2.
Budidaya tanaman jagung

hargasumut org

Nah, itulah tadi penjelasan tentang bagaimana budidaya tanaman jagung yang dapat kita lakukan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca khususnya bagi yang ingin menanam jagung serta membudidayakannya. Ada banyak cara lain yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman jagung, tergantung kondisi serta jenis benih yang digunakan.

Leave a Reply