Inilah Bacaan Sebelum Tidur Dan Sesudah Bangun Tidur Lengkap

Bacaan Sebelum Tidur – ketika kita ingin tidur, hendaknya tidur kita itu merupakan tidur yang berkualitas dalam artian ketika kita bangun dari tidurnya dalam keadaan yang semangat serta dengan perasaan yang gembira.

bacaan sebelum tidur

media.ihram.asia

Bacaan Sebelum Tidur dan Sesudah Bangun Dari Tidur

Pada Kesempatan kali ini paluipuntik akan memberikan penjelasan tentang amalan bacaan sebelum tidur serta bacaan sesudah bangun dari tidur, semoga bermanfaat bagi sahabat-sahabat semua.

Beberapa amalan dan bacaan sebelum tidur menurut rasulullah yang bisa dilakukan oleh kita:

Amalan Sebelum Tidur

bacaan sebelum tidur

twimg.com

Berikut amalan serta bacaan sebelum tidur yang dapat kita amalkan.

1.  Berwudhu Sebelum Tidur

Ketika kita ingin tidur hendaknya harus dalam keadaan sudah berwudhu, seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Saw:

“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2.  Sholat Witir

Disunnahkan untuk melaksanakan sholat witir sebelum tidur, hal ini dilakukan karena jika kita khawatir tidak bisa bangun malam (qiyamul lail), sesuai dengan yang disabdakan oleh Nabi Saw:

Kekasihku yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga wasiat: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha, (3) mengerjakan witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari)

3.  Membersihkan tempat tidur

Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw bersabda:

“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Membersihkan tempat tidur tersebut dengan cara mengibaskan kain sebanyak tiga kali pada tempat tidur kita.

4.  Membaca Dzikir Sebelum Tidur

Bacaan dzikir tersebut yang telah kita kenal yakni sebagai berikut:

Dzikir Sebelum Tidur

  • Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas. Setelah membaca surah-surah tersebut maka tiupkan ketelapak tangan kita yang kemudian kita usapkan keseluruh tubuh dimulai dari wajah hingga kaki dan daerah yang dapat kita jangkau. Lakukan hal tersebut hingga 3 kali.
  • Membaca ayat kursi
  • Membaca dua ayat terakhir dari surah Al Baqarah.
  • Membaca surah Al Kafirun
  • Membaca surah Al Mulk dan As Sajadah.

Selain dzikir diatas, adapula dzikir yang dapat kita amalkan sebelum kita hendak tidur, dzikir terzebut yakni:

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIK, WA FAWWADH-TU AMRII ILAIK, WA WAJJAHTU WAJHIYA ILAIK, WA ALJA’TU ZHOHRII ILAIK, ROGH-BATAN WA ROHBATAN ILAIK, LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAIK. AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA WA BI NABIYYIKALLADZI ARSALTA.

Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.

5.  Berdoa Sebelum Tidur

Hal yang paling utama ketika hendak tidur ialah berdoa. Sesuai dengan hadits Nabi Saw.

Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari)

Doa tersebut yakni.

Doa Sebelum Tidur

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

BISMIKALLAAHUMA AHYAA WA BISMIKA AMUUTU

“Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan dengan menyebut Nama-Mu aku mati.”

 

6.  Posisi Tidur Yang Benar

Dalam sebuah Hadits rasulullah Saw menjelaskan bagaimana posisi tidur yang benar, hadits tersebut yakni:

“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Dan Rasulullah Saw pun melarang tidur tengkurap sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits:

“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud)

 

Selain amalan bacaan sebelum tidur ada pula amalan yang kita harus lakukan ketika bangun dari tidur, hal ini sangat penting karena tujuan dari kita tidur adalah ingin nantinya ketika bangun kondisi kita dalam keadaan semangat serta dengan hati yang gembira.

Adapun bacaan atau amalan setelah kita bangun dari tidur, berikut penjelasannya.

Amalan Setelah Bangun Dari Tidur

bacaan sebelum tidur

moeslema.com

Ada beberapa amalan ketika kita bangun dari tidur, amalan tersebut yakni:

1.  Mengusap Wajah Dengan Tangan

Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Saw:

“Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun, kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya.” (HR. Ahmad, Bukhari, dan An Nasai)

2.  Berdoa ketika bangun dari tidur.

Do’a ketika bangun tidur

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

ALHAMDULILLAAHIL LADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WAILAIHIN NUSYUUR

“Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan.”

Kemudian dilanjutkan dengan membaca:

Dzikir Sesudah Bangun Tidur

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

“Tiada Tuhan yang haq selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang haq selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”

“Wahai, Tuhanku! Ampunilah dosaku.”

Serta dilanjutkan dengan membaca

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِيْ جَسَدِيْ، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ، وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ

 “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan mengembalikan ruhku kepadaku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepadaNya.”

3.  Membaca 10 ayat terakhir dari surah Al Imran

Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Saw:

“Beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran.” (HR. Ahmad, Bukhari, Nasai)

10 ayat tersebut tepatnya dimulai dari bacaan

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

4.  Menggosok Gigi atau Bersiwak

Rasulullah Saw Bersabda:

“Nabi Shollallahu’alaihi wassalam apabila bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR.Al Bukhari  dan Muslim)

5.  Membersihkan hidung

Rasulullah Saw Bersabda:

“Apabila kalian bangun tidur maka bersihkan bagian dalam hidung tiga kali karena setan bermalam di rongga hidungnya.” (HR. Al Bukhari  dan Muslim)

6.  Membasuh tangan 3 kali

Rasulullah Saw Bersabda:

“Apabila kalian bangun tidur maka janganlah dia mencelupkan tangannya ke dalam wadah, sebelum dia mencucinya 3 kali, karena dia tidak mengetahui dimana tangannya semalam berada.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

7.  Berwudhu dan Mengerjakan Sholat

 

Kenapa amalan tersebut kita lakukan?, karena sebenarnya ketika waktu kita tidur syetan telah membuat 3 ikatan. Apabila 3 ikatan ini tidak kita lepas maka paginya ketika kita bangun kita akan menjadi seorang yang pemalas serta berhati buruk. Agar kita dapat melepaskan 3 ikatan tersebut, hal yang harus kita lakukan adalah, yakni dengan mengamalkan 3 hal berikut.

  • Membaca doa bangun tidur serta dzikir sesuai dengan yang dijelaskan diatas agar kita terlepas dari ikatan yang pertama.
  • Mengambil wudhu seperti halnya kita berwudhu ketika ingin sholat agar kita dapat terlepas dari ikatan kedua.
  • Mendirikan sholat, hal ini agar kita dapat melepaskan tali ikatan yang ketiga.

Jika semua ikatan tali tersebut terlepas maka diwaktu paginya kita akan bersemangat melakukan kegiatan aktifitas serta berhati gembira.

Hal tersebut telah disebutkan dan dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Saw, yakni:

“Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda maksudnya: “Syaitan itu memberikan ikatan pada hujung kepala seseorang di antara engkau semua sebanyak tiga ikatan, jikalau ia tidur. Ia membuat ketentuan pada setiap ikatan itu dengan kata-kata yang berbunyi: “Engkau memperoleh malam panjang, maka tidurlah terus!” Jikalau orang itu bangun lalu berzikir kepada Allah ta’ala maka terurailah sebuah ikatan dari dirinya, selanjutnya jikalau dia terus berwudhu’, lalu terurai pulalah ikatan satunya lagi dan seterusnya, jikalau ia bersolat, maka terurailah ikatan seluruhnya, sehingga berpagi-pagi ia telah menjadi bersemangat serta berhati gembira. Tetapi jikalau tidak sebagaimana yang tersebut di atas, maka ia berpagi-pagi menjadi orang yang berhati buruk serta pemalas.” (Muttafaqun ‘Alaih).

 

Catatan:

Doa sebelum tidur hingga doa bangun tidur tersebut telah dijelaskan dan diambil dari sebuah hadits, yakni:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila mulai berbaring di tempat tidurnya membaca: “Allaahumma Bismika Ahyaa wa Bismika Amuutu” (Ya Allah, dengan Nama-Mu, aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati). Dan apabila bangun, beliau membaca: “Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur” (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan).” (HR. Muslim)

 

Semoga kita semua dapat mengamalkan bacaan sebelum tidur serta amalan setelah bangun dari tidur, sehingga selain mengamalkan kita juga melaksanakan sunnah. Aamiin.

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply